The Real Multiple Intelligences

 

Ditengah keprihatinan terhadap sistem pendidikan yang berlaku di negara kita dimana pendidikan kita masih sangat ‘mengagungkan’ hasil akhir dengan kebijakan Ujian Nasional-nya yang jelas-jelas melupakan proses perjuangan para siswa dari awal sekolah sampai akhir tahun pelajaran. Padahal proses dalam hal ini seharusnya begitu dipentingkan sebagaimana ‘mahalnya’ perjuangan para orang-orang sukes di dunia ini dimana kesuksesan mereka tidak datang begitu saja tetapi melalui proses yang panjang. Nahh……proses perjuangannya itulah yang mahal harganya!

Ada hal lain yang selama ini dilupakan oleh para pengambil kebijakan pendidikan kita bahwa setiap siswa kita diberikan berbagai macam kecerdasan yang telah kita kenal dengan sebutan Multiple Intelligences bahkan belakangan mulai dikembangkan kecerdasan-kecerdasan berikutnya yang ternyata juga sangat mendukung kesuksesan seseorang siswa dikemudian hari. Kecerdasan tersebut adalah kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang di Indonesia ini dkembangkan oleh Ary Ginanjar Agustian dengan ESQ-nya. Hal ini banyak juga dilupakan oleh para orang tua siswa yang kebanyakan sangat membanggakan perolehan nilai atau indeks prestasi yang tinggi padahal hal tersebut menurut para pakar pendidikan dunia bahwa kemampuan kognitif atau indeks prestasi hanya berperan 20% sebaliknya kesuksesan seseorang 80% ditentukan oleh Emotional and Spiritual Quotient!!!

Munif Chatib di bukunya yang berjudul “Sekolahnya Manusia” menyatakan bahwa Multiple Intelligences punya metode Discovering Ability, artinya proses menemukan kemampuan seseorang. Metode ini meyakini bahwa setiap orang pasti memiliki kecenderungan tertentu. Kecenderungan tersebut harus ditemukan melalui pencarian kecerdasan. Multiple Intelligences menyarankan kepada kita untuk mempromosikan kemampuan atau kelebihan seorang siswa dan mengubur ketidakmampuan atau kelemahan siswa. Proses menemukan inilah yang menjadi sumber kecerdasan seorang siswa. Tentunya, untuk menemukan kecerdasan tersebut, seorang siswa harus dibantu oleh lingkungannya seperti orang tua, guru, sekolah, dan yang paling utama adalah sistem pendidikan yang berlaku di negara kita.

Penulis kali ini ingin menyajikan sebuah rinciaan penjelasan tentang betapa dahsyatnya kita ini sebagai manusia yang diberikan karunia dari Tuhan Yang Maha Memberi dengan berbagai kecerdasan yang begitu beragam. Berbagai kecerdasan tersebut sangat berbeda-beda porsinya di tiap orang. Nahh…oleh karena itu, setiap kita dituntut kemampuannya untuk mengenali dimana sebenarnya potensi terbesar kita dari berbagai kecerdasan yang telah ada di diri kita itu. Tinggal bagaimana kita mengembangkan serta mensyukurinya sebagai sebuah gift dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Adapun ragam kecerdasan tersebut secara nyata dapat dimunculkan seperti berikut ini:

A. Linguistik

1. Peka: Bunyi, Struktur, Makna, Fungsi Kata & Bahasa

2. Mampu: Membaca, Menulis, Berdiskusi, Berargumentasi, Berdebat

B. Matematis-Logis

1. Peka: Pemahaman Pola-pola Logis atau Numeris, & Pengolahan alur pemikiran yang panjang

2. Kemampuan: Berhitung, Bernalar & Berpikir Logis, Memecahkan Masalah

C. Visual-Spasial

1. Peka: Merasakan & Membayangkan Dunia Gambar serta Ruang secara akurat

2. Kemampuan: Menggambar, Memotret, Membuat Patung, Mendesain

D. Musikal

1. Peka; Penciptaan & Pengapresiasian Irama, Pola Titi Nada & Warna Nada serta Ekspresi Emosi Musikal

2. Kemampuan: Menciptakan Lagu, Mendengar Nada dari Sumber Bunyi atau alat-alat musik

Untuk melihat videonya bisa dilihat di bawah ini:

Seorang anak Indonesia masih remaja Josua Pangaribuan di IMB Trans TV memiliki kecerdasan musikal yang sangat menonjol untuk remaja seusianya. Bisa anda saksikan di video berikut ini:

 

Sedangkan dari luar negeri Stevie Wonder adalah seorang tuna netra yang memiliki kecerdasan musikal yang luar biasa:

E. Kinestetis

1. Peka: Mengontrol Gerak Tubuh & Kemahiran Mengelola Objek, Respons dan Refleks

2. Kemampuan: Gerak Motorik & Keseimbangan

Untuk melihat videonya ada di bawah ini:

F. Interpersonal

1. Peka: Mencerna & Merespons secara tepat suasana hati, temperamen, motivasi & keinginan orang lain

2. Kemampuan: Bergaul dengan orang lain, memimpin, kepekaan sosial tinggi, negosiasi, bekerja sama, empati tinggi.

G. Intrapersonal

1. Peka: Memahami perasaan sendiri, membedakan emosi, pengetahuan ttg kelemahan & kekuatan diri sendiri

2. Kemampuan: Mengenali diri sendiri scr mendalam, intuitif, motivasi diri, penyendiri, sensitif thd nilai diri & tujuan hidup

H. Naturalis

1. Peka: Membedakan anggota-anggota spesies, mengenali eksistensi spesies lain, pemetaan hub. ant. bbrp spesies

2. Kemampuan: Meneliti gejala alam, mengklasifikasi, identifikasi

I. Emosional

Memiliki : Kesadaran diri yang tinggi, pengaturan diri, motivasi, empati, keterampilan sosial.

J. Spiritual

Memiliki: senang berbuat baik, senang menolong orang lain, telah menemukan tujuan hidupnya, jadi merasa rnemikul sebuah misi yang mulia kemudian merasa terhubung dengan sumber kekuatan di alam semesta (Tuhan atau apapun yang diyakini, kekuatan alam semesta misalnya), dan punya sense of humor yang baik.

Videonya ESQ yang diperkenalkan ke publik di Indonesia berkolaborasi dengan teknologi:

 

Kesimpulannya, apabila kondisi lingkungan seorang siswa kondusif dan selaras dengan kecenderungan kecerdasan yang dimiliknya, siswa tersebut akan dengan cepat menemukan kondisi akhir terbaik akibat dipicu oleh kondisi lingkungan tersebut. Sebaliknya, bila kondisi lingkungan tidak mendukung, siswa tersebut tidak akan pernah muncul menjadi orang yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia di kemudian hari.

Adakah rekan guru lain yang dapat menambahkan ragam kecerdasan yang lain? Ditunggu!!!

Salam Kecerdasan!!!

Iklan

2 responses

  1. Yang saya yakini tiap manusia pasti memiliki potensi, dan kurikulum pendidikan seharusnya bisa memunculkan dan mengasah potensi manusia yang beragam tersebut. salam kenal pak taufik

    1. Yap benar sekali Mr. Darma! Semoga sukses!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: