Jadi Kepsek Sehari

LK12Halooo…apa kabar para pengunjung opikibra’s corner sekalian? Semoga di penghujung tahun 2012 ini kita dapat merefleksikan bersama sejauh mana kita mengevaluasi kinerja kita di tahun ini sekaligus mempersiapkan diri kita untuk selalu menerima segala macam perubahan baik yang telah direncanakan maupun yang terkadang datang begitu tiba-tiba. Melalui artikel ini saya berharap untuk tidak termasuk orang yang akan “dibuang ke laut” seperti yang ada di artikel disini, hehehe….!

Sebuah pengalaman yang cukup jarang saya alami ketika mendapat tugas dinas untuk menghadiri sebuah lokakarya yang nampaknya cukup penting bagi para pengelola sekolah semisal para kepala sekolah baik SD, SMP, SMA, SMK maupun Kepala UPT di masing-masing wilayahnya.

Ceritanya begini, ketika undangan lokakarya tersebut datang ke sekolah kami, sebagian guru termasuk kepala sekolah telah bersiap diri untuk berangkat ke Kota Gudeg ‘Yogyakarta’ selama tiga hari untuk membimbing para siswa kelas 8 dalam rangka berwisata belajar, dimana pada kegiatan tersebut para siswa tidak hanya berwisata tetapi hal utamanya adalah belajar dari berbagai situs yang akan dikunjungi. Maka, bimbingan dari Kepala Sekolah selaku penanggung jawab kegiatan begitu dipentingkan, termasuk juga para PKS (Pembantu Kepala Sekolah) yang menjadi panitia inti di kegiatan tersebut.

Dengan kondisi ini saya yang kali ini tidak ikut berangkat ke Yogyakarta, mendapat tugas untuk “mengawal” sekolah bersama beberapa guru lainnya untuk membimbing para siswa kelas 7 dan 9. Akhirnya, dikarenakan tidak ada lagi guru “senior” yang dapat diberangkatkan dan tidak ada lagi PKS yang tersisa, maka saya lah yang mendapat tugas untuk “mengisi posisi” kepala sekolah sementara untuk menghadiri lokakarya yang bakal dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dari berbagai tingkatan itu.

Tibalah waktunya bagi saya untuk menghadiri kegiatan lokakarya yang bertema “Meningkatkan Kualitas dan Tata Kelola Pendidikan”. Kegiatan tersebut berlangsung selama sehari dari pagi sekitar pukul 08.30 sampai dengan pukul 16.30 WIB. Diisi oleh empat pembicara yang berkualitas dengan penyampaian judul materi yang berbeda-beda namun tetap dalam satu “frame“ yaitu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pengelolaannya.

Adapun materi pertama disampaikan oleh Bpk.Sumarna Surapranata, Ph.D selaku Direktur P2TK Dikdas Kemendikbud Pusat. Beliau menyajikan materi yang berjudul “Perencanaan Kebutuhan Guru di Pendidikan Dasar 2012“. Sedangkan materi yang kedua disampaikan oleh Bpk. DR. Praptono dengan sajian bertajuk “Pendidikan Karakter dan Pendidikan Inklusif“. Sajian materi berikutnya setelah jeda sholat dzuhur dan makan siang, dimulailah materi ketiga yang mengangkat tema cukup menarik yaitu “Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan“ yang disampaikan oleh Bapak DR. Fahmy Alaydroes, MM, M.Ed. Materi terakhir yang menjadi menu wajib bagi para kepala sekolah dan kepala UPT adalah penyampaian dari Bapak Moch. Nurdin, S.Pd,MM yang membawakan judul “Strategi Pembangunan Pendidikan di Kota Depok“.

Dari keempat materi yang telah disampaikan termasuk pada sesi tanya jawabnya, setelah saya renungkan ternyata ada dua catatan penting dari lokakarya tersebut, antara lain:

1. Melihat berbagai grafik hasil tes UKA 2012 yang sempat ditampilkan oleh pembicara pertama, terlihat sekali bahwa kompetensi guru, kepala sekolah, bahkan dosen di Indonesia masih cukup memprihatinkan, termasuk di provinsi tempat saya mengabdi. Cukup miris melihatnya dan tentunya ini menjadi PR yang serius bagi para pendidik utamanya untuk segera berbenah agar meningkatkan kompetensinya,

2. Pemecahan segala macam masalah pendidikan yang ada di negeri ini haruslah dilakukan dengan sepenuh hati terutama para pengelola sekolah idealnya memiliki MOTIVASI dan AWARNESS yang tinggi, karena sesungguhnya semuanya berangkat dari niat yang tulus dari hati yang terdalam. Hati adalah ‘benda’ yang paling dahsyat yang dimiliki oleh manusia. Bahkan, ada ahli yang mengatakan kekuatan perasaan (hati) mencapai 88% dibanding kekuatan pikiran yang hanya 12%. Mengutip dari apa yang disampaikan oleh Plt. Dinas Pendidikan Kota Depok Bpk. Moch.Nurdin, S.Pd, MM dimana beliau mengatakan bahwa “IMAN dan TAQWA, serta AKHLAKUL KARIMAH menjadi modal serius bagi para pengelola sekolah maupun guru.

Salam Kepsek Sehari!
Jadi Kepsek Sehari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: