TATIK BERDISERTASI, TAKTIK UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN

Dr. Tatik Wijayati1Momen Hari Pendidikan Nasional di Kota Depok Tahun 2013 beberapa hari terakhir seolah mendapatkan kado spesial ketika salah satu ‘pejuang pendidikan’ di Kota Belimbing Dewa Dewi tersebut mendapatkan gelar Doktor di bidang pendidikan pada rabu pagi, 8 Mei 2013. Pejuang pendidikan yang dimaksud adalah Dr.Tatik Wijayati, M.Pd yang memang selama ini dikenal oleh kalangan guru terutama di lingkungan pendidikan Kota Depok sebagai salah satu pengawas yang begitu peduli terhadap peningkatan kualitas guru dan kemajuan pendidikan di Kota Depok. Meski sejak Januari 2013 beliau tidak lagi berkantor di Dinas Pendidikan setelah mutasi ke Kominfo sebagai Kepala Seksi Kemitraan Bidang Informasi Publik, namun beliau masih memiliki komitmen besar untuk tetap berupaya memberikan kontribusinya terhadap kemajuan dunia pendidikan khususnya di Kota Depok.

Saya beserta Pak Subhan & Pak Kurniawan (SMPN 14 Depok), Bu Erna (SMPN 5 Depok), Bu Listiawati (SMPN 2 Depok), serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok beserta jajarannya semisal Sekretaris Disdik Moch.Nurdin, S.Pd, MM merasa sangat beruntung bisa diundang dan hadir di Sidang Ujian Terbuka Program Doktor Manajemen Pendidikan di Senat Universitas Pakuan Bogor itu. Sidang yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut benar-benar memberikan nuansa keilmuan yang begitu tinggi serta bermakna dalam bagi saya yang masih perlu banyak belajar ini. Saya menyaksikan sendiri bagaimana seorang Dr.Tatik Wijayati, M.Pd ‘sang promovenda’ yang sedang menjalankan perannya di promovendus tersebut ‘berjuang keras’ mempertahankan Disertasinya di hadapan Rektor Universitas Pakuan beserta ketujuh guru besar lainnya.  Berbagai pertanyaan, kritik, masukan harus beliau hadapi, namun beliau dengan tenang dan penuh keyakinan mampu menghadapi itu semua. Terbukti, dimana pada akhirnya setelah ujian selesai dan sepuluh menit kemudian langsung diumumkan hasilnya yang ternyata sangat memuaskan bagi sang promovenda dan tentunya bagi kami yang hadir di ruangan itu.

Dr. Tatik Wijayati12

Nahh…apa yang menarik dari sidang tersebut? Sebenarnya inilah yang ingin saya sampaikan di artikel kali ini. Yappp…isi Disertasinyalah yang paling menarik menurut saya, dimana beliau mengangkat judul yang memang selama ini menjadi banyak pembicaraan di kalangan pelaku pendidikan yaitu PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA GURU TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi Deskriptif Analisis Model Jalur pada Guru Sekolah Menengah Pertama di Kota Depok). Presentasi beliau dilakukan secara elegan dengan memanfaatkan teknik slide master di power point sehingga memudahkan dalam hal menavigasi penjelasan inti dari disertasi yang telah disusun. Secara ringkas coba saya sampaikan beberapa hal penting yang urgen diketahui oleh kita sebagai guru terutama para kepala sekolah dan pengambil kebijakan terkait pendidikan yang disarikan dari Disertasi tersebut.

Dr. Tatik Wijayati3Berdasarkan kondisi nyata di lapangan bahwa salah satu masalah  yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia sekarang ini adalah mengenai kinerja guru. Kualitas kinerja guru hingga saat ini masih menjadi sorotan, padahal berbagai upaya telah dilakukan namun hasilnya belum menggembirakan. Kondisi ini memberikan peluang kepada ilmu manajemen pendidikan untuk melakukan studi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru, diantaranya adalah bagaimana komitmen guru tersebut terhadap organisasionalnya. Pendekatan yang digunakan untuk memecahkan masalah belum optimalnya komitmen guru adalah pendekatan perilaku organisasi, perilaku organisasi yang dimaksud adalah suatu studi yang mempelajari dampak perorangan, kelompok, proses dan struktur pada perilaku dalam organisasi dengan maksud menerapkan pengetahuan semacam itu untuk memperbaiki komitmen organisasonal.

Laporan supervisi dari kepala sekolah dan juga pengawas sekolah tentang hasil supervisi akademik pada guru-guru SMP di Kota Depok pada tahun pelajaran 2010/2011, bahwa masih banyak guru yang belum melaksanakan pembelajaran dengan metodologi pembelajaran aktif, guru belum membuat persiapan pembelajaran secara matang, misalnya mempersiapkan media pembelajaran, lembar kerja siswa, dan bahkan tidak mematuhi jam pembelajaran yang efektif dan juga masuk kelas tidak tepat waktu. Dari hasil supervisi tersebut terlihat bahwa guru belum optimal dalam melaksanakan pembelajaran aktif yang dapat mengembangkan nilai-nilai budaya karakter bangsa pada siswa, sehingga dapat mengembangkan budaya organisasi yang positif. Hal ini dapat diduga bahwa rendahnya komitmen dan budaya organisasi guru menunjukkan tendensi belum optimalnya guru dalam mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa di kelas.Dr. Tatik Wijayati10

Data laporan bulanan dari setiap sekolah ke Dinas Pendidikan tahun pelajaran 2010/2011, menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kepala sekolah, guru, tata usaha  dan juga siswa yang kehadirannya kurang dari 85%. Ditinjau dari keadaan guru, yaitu masih seringnya guru meninggalkan tugas karena urusan tertentu. Komitmen guru yang belum optimal erat kaitannya dengan perilaku kepemimpinan dan budaya kerja. Hasil penelitian Disertasi ini berdasarkan analisa data, perhitungan statistik dan pembahasan menunjukkan antara lain:

  1. Semakin baik perilaku kepemimpinan yang dikembangkan kepala sekolah, yang diceminkan oleh membuat keputusan, mempengaruhi dan mengarahkan bawahan, memilih dan mengembangkan personalia, mengadakan komunikasi, memberikan motivasi dan melakukan pengawasan, maka akan diikuti oleh semakin baiknya komitmen organisasional guru,
  2. Semakin efektif budaya organisasi yang dikembangkan oleh sekolah yang dicerminkan oleh inovasi dan pengambilan resiko, perhatian kepada kerincian, orientasi hasil, orientasi orang, orientasi tim, keagresifan, dan adaptabilitas, maka akan diikuti oleh semakin baiknya komitmen organisasional guru,
  3. Kepuasan kerja guru yang dibentuk oleh indikator: imbalan, pekerjaan itu sendiri, promosi, kerjasama, dan kondisi kerja berpengaruh positif secara langsung terhadap komitmen organisasional guru yang meliputi dimensi komitmen afektif, normatif dan rasional,
  4. Perilaku kepala sekolah yang selalu memgembangkan personalia, akan memotivasi guru untuk melakukan promosi. Dalam konteks organisasi, perilaku kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor penting dalam peningkatan kepuasan kerja,
  5. Budaya organisasi, khususnya indikator orientasi tim, sangat berpengaruh pada kepuasan kerja khususnya indikator melakukan kerjasama dan menciptakan kondisi kerja yang kondusif. Sebagai contoh lain dalam budaya organisasi terdapat indikator guru selalu berinovasi. Hal ini akan berpengaruh pada kepuasan kerja guru, khususnya indikator imbalan dan promosi.

Dari hasil penelitian tersebut dapatlah dimunculkan saran-saran kepada yang terkait berdasarkan keempat variabel yang diteliti sebagai berikut:

1.Variabel Perilaku Kepemimpinan

Kepada kepala sekolah agar mampu berperilaku baik, membina kepercayaan guru, memilih dan menempatkan guru dengan tepat, mendukung perilaku produktif dan inovatif dalam bekerja, mendukung upaya-upaya maju untuk kepentingan sekolah, menjamin aktivitas sekolah sesuai dengan rencana yang telah dibuat, serta memberikan  bimbingan kepada guru dalam melakukan kegiatan dengan baik.

2. Variabel Budaya Organisasi

Kepada pengurus yayasan dan kepala sekolah agar memberikan penghargaan terhadap tindakan inovasi, kerja keras guru dan keberanian mengambil resiko bagi para guru, agar memberikan dukungan sekolah terhadap keagresifan dan persaingan di antara guru.

Kepada para guru agar memenuhi tuntutan sekolah terhadap penerapan prinsip kerja dengan kesalahan nol, pencapaian hasil yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

3.Variabel Kepuasan Kerja

Kepada pengurus yayasan dan kepala sekolah agar memberikan kepuasan terhadap gaji dan tunjangan yang diterima guru.

Kepada kepala sekolah agar memberikan kepuasan terhadap kesempatan para guru untuk melakukan pekerjaan yang bervariasi, agar memberikan kepuasan kepada para guru terhadap kesempatan untuk maju dalam karir.

4. Variabel Komitmen Organisasional

Kepada para guru agar memiliki keinginan untuk tetap bekerja di sekolah, agar berusaha mensukseskan tujuan sekolah, agar selalu terlibat dalam kegiatan sekolah, agar memiliki keinginan untuk memenuhi kewajiban di sekolah, dan agar memiliki keinginan untuk tetap bertahan di sekolah.

Demikianlah secara ringkas telah saya sampaikan beberapa intisari dari disertasinya Dr.Tatik Wijayati, M.Pd yang idealnya dapat dicermati oleh para pengelola sekolah atau oleh para guru yang kebetulan juga mendapatkan amanah sebagai kepala sekolah. Mengapa demikian? karena dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah ternyata berpengaruh paling besar terhadap Kepuasan Kerja para guru yang memiiliki efek domino bagi peningkatan Komitmen Organisasional para guru. Gambar berikut menjelaskan hal tersebut!

Hasilnya

Terima kasih kepada Ibu Dr.Tatik Wijayati, M.Pd atas sumbangsih yang begitu berarti bagi dunia pendidikan ini. Sekali lagi… Selamat atas prestasinya!

Dr. Tatik Wijayati24Dr. Tatik Wijayati15

Salam Disertasi!

Iklan

4 responses

  1. Selamat Bu Tatik, juga Pak Taufik yang menyaksikan kok gak ngajak2 sih 😦

    1. Saya juga dapat undangannya lewat Pak Subhan, tapi minimal saya sudah berbagi info lewat artikel ini kan? hehe…! 🙂

  2. Siti Rukiah (KIKI) | Balas

    Selamat untuk bu Tatik…… tidak banyak orang yang peduli pendidikan bukan hanya bicara tapi berani membuktikan…. semoga disertasi bu Tatik bisa membawa dampak besar bagi kemajuan dunia pendidikan khususnya di kota Depok, serta keberhasilan bu Tatik meraih gelar doktor bisa menjadi motivasi bagi kami para guru untuk terus belajar, belajar dan belajar menjadi guru yang profesional dan ikhlas dalam mencerdaskan anak bangsa……..

    1. Yap setuju dengan Bu Kiki! Dan terima kasih sdh mampir n kasih komen di web ini ya! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: