Seminar Pendidikan

Guru Kecil Di Antara Guru Besar

Pada pertengahan Mei 2012 yang lalu, tepatnya pada Sabtu 12 Mei 2012, menjadi salah satu pengalaman yang paling berharga bagi penulis ketika mendapatkan amanah untuk berbagi pengetahuan terkait inovasi pembelajaran IPS di hadapan kalangan akademisi Pascasarjana S3 Jurusan Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung, Jawa Barat.

Awalnya, sekitar sebulan sebelum pelaksanaan seminar penulis didatangi oleh salah satu panitia seminar dari UPI Bandung yaitu Pak Muhaimin, M.Pd untuk menjadi pembicara utama di seminar tingkat nasional bertajuk  “Inovasi Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran IPS” yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Program Studi Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia. Panitia seminar nasional tersebut terlihat cukup profesional dengan secara detail menjelaskan maksud dan tujuan datang ke sekolah penulis yaitu SMP Negeri 14 Depok. Dalam pertemuan yang langsung berlangsung hangat tersebut penulis juga dibimbing oleh Pak Muhamin untuk menyiapkan apa saja yang harus penulis sampaikan pada seminar tersebut nantinya.

Dengan menyerahkan berkas proposal pengajuan permohonan kepada penulis untuk menjadi pembicara utama di seminar yang sedianya akan diadakan pada pertengahan Mei 2012 tersebut penulis menjadi paham maksud dan tujuan diadakannya seminar tersebut. Apalagi dengan sangat lancar Pak Muhaimin mampu menjelaskan strategi penyampaian materi seminar yang nantinya harus penulis sampaikan. Hal tersebut penting bagi penulis karena akan berbicara di hadapan para guru besar, dosen serta para mahasiswa S3 Pendidikan IPS UPI Bandung, serta para profesor dan dosen lainnya yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Berbekal pengalaman sebelumnya bersama Tim Instruktur dari SMPN 14 Depok seperti Pak Subhan, Pak Ahmad Suja’i, Pak Andi Alamsyah, Pak Kurniawan serta penulis sendiri dimana beberapa waktu yang lalu sempat mengadakan kegiatan dengan kawan-kawan guru di tingkat Kecamatan Bojongsari maupun Kota Depok dalam bentuk Workshop Pembelajaran Berbasis TIK (yang menjadi cikal bakal berdirinya Depok Cyber Community atau depok-cyber.com) serta dukungan moril dan kerjasama dari Kepala Sekolah Drs.Umar Thoyib, Wakasek Hehen Hendra, S.Pd dan teman-teman guru di SMP Negeri 14 Depok maka penulis berupaya untuk mempersiapkan materi seminar yang diharapkan dapat memuaskan peserta seminar nantinya.

Atmosfer yang menyenangkan terasa sekali di sekolah ketika penulis mempersiapkan materi seminar selama sebulan dengan selalu ditemani oleh beberapa guru yang sering memberikan masukan yang konstruktif terkait materi seminar sehingga bahan presentasi yang disiapkan dengan lancar dapat diselesaikan. Materi Presentasi Seminar tersebut penulis buat dengan memanfaatkan aplikasi Autoplay Media Studio sehingga dalam prakteknya penulis tinggal menekan tombol yang telah diatur sedemikian rupa sehingga peserta seminar diharapkan dengan mudah mengikuti alur materi yang telah penulis siapkan. Mulai dari sub judul: Pendahuluan, Guru harus ICT Literate, Mengapa harus berinovasi, Inovasi pembelajaran IPS di SMP Negeri 14 Depok, Strategi pelaksanaan pembelajaran inovatif, serta Efektivitas pembelajaran inovatif akhirnya dapat dituntaskan selama sebulan dan beberapa kali sempat penulis evaluasi bersama rekan-rekan guru di SMPN 114 Depok sebagai bahan ‘try out’ sebelum ditampilkan di seminar.

Akhirnya waktu seminar pun tiba, setelah sehari sebelumnya Jum’at 11 Mei 2012 mendapat fasilitas dari panitia untuk menginap di Hotel Cassa de Ladera selama sehari dengan ditemani sahabat karib Pak Ahmad Suja’I, S.Ag, kami pun bergerak menuju ke gedung tempat seminar sambil terus berniat untuk memberikan yang terbaik untuk para peserta seminar pada hari itu. Pembukaan diawali oleh sambutan dari Ketua Panitia Pak Syaharuddin, MA yang memberikan laporan pelaksanaan seminar nasional tersebut. Kemudian sambutan berikutnya dilanjutkan oleh Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Didi Suryadi dan seminar akhirnya dibuka resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan IPS Ibu Prof. Enok Maryani. Salah satu isi sambutan beliau yang cukup membekas bagi penulis bahwa beliau mengatakan ‘Saya yakin bahwa inovasi yang didasari oleh cinta terhadap profesi sebagai guru (IPS) menjadi sebuah solusi terhadap masalah-masalah yang kita hadapi di dalam dunia pendidikan khususnya di dalam pembelajaran IPS’.

Segmen inti di seminar tersebut diawali oleh Penampilan Ibu DR. Stien Johana Matakupan dari Sampoerna Foundation sebagai Keynote Speaker dengan materi ‘Teaching and Learning For A Sustainable Future’ terkait dengan informasi pembelajaran secara umum dan info tentang dunia pendidikan di luar negeri menjadi daya pikat tersendiri bagi para peserta seminar. Salah satu slide yang cukup menarik bertuliskan ‘Good Teachers Can Have A Large Impact On Students Outcomes’. Kemudian seminar dilanjutkan oleh Prof.DR. Said Hamid Hasan (salah satu guru besar yang sangat disegani di UPI Bandung) dengan pemaparannya terkait dengan Inovasi Pembelajaran. Hal yang paling berkesan adalah  beliau berpesan demikian ‘untuk penerimaan dan pelaksanaan inovasi memerlukan 4 syarat yaitu Tahu, Mau, Mampu dan Adanya Daya Dukung’. Selama beliau menyampaikan materi terlihat benar penguasaan materi seorang professor dengan pengalaman seabregnya itu. Seluruh peserta seminar terlihat sangat menikmati sambil ‘melahap’ pesan maupun ilmu yang beliau sampaikan.

Akhirnya penulis mendapatkan giliran setelah diperkenalkan oleh moderator untuk menyampaikan materi seminar sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Dengan bantuan Media Presentasi memanfaatkan Autoplay Media Studio, penulis merasa sangat terbantu selama berbicara. Ditambah lagi Pak Ahmad Suja’i, S.Ag ikut mempersiapkan Laptop penulis dan sekaligus membantu dalam hal pengambilan gambar foto maupun video sebagai bahan evaluasi nantinya. Akhirnya penulis mulai menyampaikan materi dengan strategi membuka pertemuan lewat sumbangan sebuah lagu Berjudul ‘Karena Cinta’ untuk menghangatkan suasana bagi peserta yang sebagian datang dari luar Pulau Jawa seperti Kalimantan dan wilayah lainnya di Indonesia. Setelah penyampaian materi dilanjutkan oleh sesi tanya jawab dari peserta kepada pembicara. Banyaknya pertanyaan yang ditujukan kepada penulis menunjukkan minat yang cukup tinggi dari peserta terhadap materi seminar yang telah disampaikan. Terlebih lagi sebagian dosen dan mahasiswa begitu mengapresiasi dengan meminta file materi presentasi yang penulis buat.

Momen tersebut sungguh memberikan pengalaman berharga bagi penulis untuk selalu bersiaga dalam hal sharing ilmu termasuk juga menerima segala masukan maupun kritik dari pihak lain untuk terus mengembangkan kompetensi penulis sebagai guru. Duduk diantara dan dihadapan para ‘Guru Besar’ menjadi keasyikan tersendiri bagi penulis yang bertubuh kecil ini. Kalimat ‘Guru Kecil diantara Guru Besar’ menjadi  tema yang cukup menggelikan bagi rekan-rekan guru di Kota Depok sepulang penulis dari UPI Bandung.

sedangkan berita tentang seminar inovasi di Unversitas Pakuan bisa klik disini.

4 responses

  1. […] Tahun 2012 yang lalu di UPI Bandung dan Universitas Pakuan Bogor sempat untuk berbagi ilmu terutama tentang berbagai kreasi & […]

  2. […] a). Saat jadi Pembicara di Seminar Nasional Inovasi Pembelajaran IPS Berbasis TIK di UPI Bandung 2012 berkolaborasi dengan Pakar Kurikulum Prof.Said Hamid Hasan. Liputan lengkapnya bisa baca disini. […]

  3. […] a). Saat jadi Pembicara di Seminar Nasional Inovasi Pembelajaran IPS Berbasis TIK di UPI Bandung 2012 berkolaborasi dengan Pakar Kurikulum Prof.Said Hamid Hasan. Liputan lengkapnya bisa baca disini. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: